Alibaba Akuisisi 18% Saham Weibo - The Wall Street Journal Indonesia

Written By Warok Ponoragan on Kamis, 02 Mei 2013 | Kamis, Mei 02, 2013

oleh Paul Mozur di Beijing dan Juro Osawa di Hong Kong

Raksasa e-commerce Cina, Alibaba Group Holding Ltd, menandatangani kesepakatan akuisisi dengan Weibo, salah satu jejaring sosial Cina. Dalam kesepakatan ini, Alibaba akan mengakuisisi 18% saham Weibo senilai $586 juta atau sekitar Rp5,7 triliun.

Bloomberg
Kantor pusat Alibaba di Hangzhou, Cina.

Kesepakatan yang dirilis Senin lalu terjadi di tengah-tengah kematangan pertumbuhan dan kompetisi ketat dalam pasar Internet Cina. Pesaing paling berat bagi Alibaba adalah sebuah perusahaan Internet lain di Cina, Tencent Holdings Ltd.

Alibaba dan Tencent merupakan perusahaan Internet terbesar Cina. Keduanya menjadi yang terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar Tencent serta nilai pasar Alibaba. Taksiran nilai pasar Alibaba berdasar pada nilai kesepakatan Alibaba dengan salah satu rekanannya, Yahoo Inc.

Tencent memiliki performa yang kuat dalam persaingan media sosial Cina, berkat layanan percakapan online serta pengiriman pesan secara mobile. Aplikasi ini menjadi senjata Tencent untuk meraup keuntungan dari sektor iklan dan permainan online.

Dengan keuntungan tersebut, Tencent memiliki cadangan dana tunai yang berlimpah. Pada saat bersamaan, Tencent mulai memperlihatkan ambisi globalnya. Terbukti, tahun lalu Tencent mengumumkan rencana ambisius mereka dalam bisnis e-commerce Cina, sektor yang didominasi Alibaba.

Investasi Alibaba kali ini menempatkan nilai pasar Weibo di angka sekitar $3 miliar. Jejaring sosial mirip Twitter itu membukukan pemasukan $66 juta tahun lalu. Sementara itu, kapitalisasi pasar Sina Corp sebagai perusahaan induk Weibo tercatat kira-kira $3,7 miliar.

Tak hanya itu, Alibaba juga mendapat opsi untuk menambah saham Weibo yang dimilikinya menjadi 30% pada harga yang tak diperinci.

Pasar Internet Cina mungkin merupakan pasar terbesar dunia yang masih berpeluang tumbuh. Pengguna Internet Cina secara keseluruhan mencapai 564 juta orang. Menurut data pemerintah, angka itu naik 50,9 juta dari 513,1 juta pengguna pada 2011.

Jumlah pengguna Internet di Cina sebagai persentase dari total populasi.

Tapi baik Tencent maupun Alibaba juga memiliki ambisi internasional. Tencent berencana memperluas jaringan layanan pesan WeChat ke Amerika Serikat. Sedangkan Alibaba, menurut kalangan perbankan, masih mempertimbangkan pelepasan saham lewat penawaran umum perdana (IPO) senilai miliaran dolar tahun ini.

“Kami percaya kemitraan strategis ini akan mendukung Weibo yang lebih kuat,” papar pendiri sekaligus direktur utama Alibaba, Jack Ma, dalam siaran pers yang dirilis Sina. “Kami yakin kerja sama antara dua platform yang tangguh ini akan menciptakan layanan bernilai dan unik bagi pengguna Weibo, sekaligus menjadikan Internet mobile sebagai strategi kunci Alibaba,” katanya.

http://indo.wsj.com/posts/2013/04/30/alibaba-akuisisi-18-saham-weibo/

0 komentar:

Posting Komentar