Taufik Kiemas dimakamkan di TMP Kalibata - BBCIndonesia.com

Written By Warok Ponoragan on Minggu, 09 Juni 2013 | Minggu, Juni 09, 2013

Taufik Kiemas

Taufik Kiemas mendampingi Megawati Sukarnoputri sejak pernikahan tahun 1973.

Mendiang ketua MPR M Taufik Kiemas dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata setelah sejenak disemayamkan di landasan udara Halim Perdanakusumah.

Almarhum dimakamkan persis di sebelah makam dua orangtuanya, Tjik Agus Kiemas dan Hamzathoen Roesyda, yang bergelar pejuang kemerdekaan.

Jenazah Taufik diterbangkan dari Singapura Minggu (09/06) pagi waktu setempat.

Almarhum Taufik, suami ketua PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri, meninggal Sabtu petang setelah beberapa hari menjalani perawatan akibat sakit jantung yang telah lama dideritanya di sebuah rumah sakit di Singapura.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sendiri yang langsung memimpin upacara penerimaan jenazah sekaligus pemakamannya pagi ini di Kalibata.

Adapun sambutan atas nama keluarga disampaikan putra tiri tertua almarhum, M Rizki Pratama.

Peti jenazah diiringkan ke liang lahat dengan upacara militer dan tembakan salvo kehormatan.

Taufik lahir di Jakarta 70 tahun lalu dan sejak awal merupakan aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia.

Taufik menikah dengan Megawati, putri sulung proklamator Sukarno, tahun 1973.

Saat itu Mega berstatus janda dengan dua anak laki-laki, setelah suaminya Letnan (Penerbang) Surindro Suprijarso hilang dalam sebuah operasi tentara.

Almarhum kemudian mendapat seorang putri dari Megawati, Puan Maharani pada tahun 1974.

Dua kali terpilih sebagai anggota DPR dari PDIP, Taufik kemudian terpilih memimpin MPR dalam sebuah sidang aklamasi tahun 2009.

Sikap politik yang kerap disuarakan pria bertubuh tinggi besar ini adalah tentang pentingnya empat pilar kebangsaan: UUD '45, Pancasila, NKRI dan semboyan Bhinneka tunggal ika.

Untuk kegigihannya menyuarakan sikap ini, Universitas Trisakti di Jakarta memberikannya gelar Doktor Honoris Causa bidang Kebangsaan.

Mendiang sempat menjadi sumber berita beberapa bulan lalu saat secara terbuka meminta agar istrinya tidak lagi mencalonkan diri dalam ajang pemilihan presiden 2014.

Menurut Taufik saat itu, Pilpres mendatang saatnya diisi oleh calon-calon dari generasi lebih muda.

http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2013/06/130609_kiemasburial.shtml

0 komentar:

Posting Komentar