Di Jepara, 45 Siswa Dinyatakan Tidak Lulus - Jaring News

Written By Warok Ponoragan on Sabtu, 25 Mei 2013 | Sabtu, Mei 25, 2013

Siswa SMA di Jepara merayakan kelulusan ujian nasional 2013 dengan cara menggelar konvoi (Jaringnews/Rhobi Shani)

Siswa SMA di Jepara merayakan kelulusan ujian nasional 2013 dengan cara menggelar konvoi (Jaringnews/Rhobi Shani)

Jumlah siswa tidak lulus setiap tahun meningkat sejak tahun 2011.

JEPARA, Jaringnews.com - Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, jumlah siswa tidak lulus ujian nasional (UN) terus meningkat. Tahun ini, 45 siswa sederajat SMA dinyatakan tidak lulus. Tahun lalu, sebanyak 12 tidak lulus UN. Sementara di tahun 2011 hanya 9 yang tidak lulus UN.

Tahun ini, jumlah siswa yang tidak lulus didominasi siswa SMK sebanyak 39. Sedangkan sisanya siswa SMA dan MA dari jurusan IPS sebanyak 6 siswa.

"Jika dipersentasikan kelulusan tahun ini sebesar 99,55 persen. Sementara siswa yang tidak lulus sebesar 0,45 siswa," terang Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Jepara Moh Zahid, Jumat (24/5) petang.

Sementara jika dilihat dari rangking terbaik hasil kelulusan UN kategori SMK, posisi pertama ditempati SMKN 3 Jepara, disusul SMK Islam Jepara, dan SMK terpadu Hadziqiyyah Terpadu Nalumsari.

Sedangkan untuk kategori SMA/MA rangking pertama ditempati SMAN 1 Pecangaan, kemudian SMAN 2 Kembang, dan SMAN 1 Jepara.

Moh Zahid menjelaskan, bagi para siswa yang tidak lulus UN tahun ini, bisa mengikuti ujian Paket C pada Juni mendatang. Jika tidak mengikuti ujian paket C, bisa mengulang UN tahun depan.

"Kami harapkan seluruh siswa yang tidak lulus ujian nasional tahun ini bisa mengikuti ujian paket C atau Unas berikutnya. Kasihan sudah sekolah bertahun-tahun. Selain itu ijazah saat ini sangat dibutuhkan sebagai syarat untuk melamar kerja," paparnya.

Disinggung soal hasil Unas untuk Paket C, Zahid mengaku sampai siang hari hasil Unas Paket C belum keluar.

Zahid menghimbau agar para peserta Unas yang lulus tahun ini merayakan secara wajar. Tidak perlu melakukan pawai di jalan-jalan raya. "Kami sudah memberikan surat himbauan ke sekolah-sekolah, agar para peserta Unas yang lulus tidak pawai di jalan. Apalagi corat-coret. Kami larang keras," tegasnya.

Sementara peserta Unas yang tidak lulus ujian dihimbau tidak putus asa. "Saya harapkan mereka yang tidak lulus tetap mengikuti ujian Paket C atau Unas tahun depan. Sayang sekali kalau tidak mengikuti ujian. Ijazah SMA saat ini sangat penting," pungkasnya.

(Rhs / Riz)

http://jaringnews.com/politik-peristiwa/umum/41604/di-jepara-siswa-dinyatakan-tidak-lulus

0 komentar:

Posting Komentar