Busyet! Buaya Australia Bisa Melompat Seperti Pemain Basket - Poskini

Written By Warok Ponoragan on Kamis, 11 Juli 2013 | Kamis, Juli 11, 2013

Laporan dari Darwin

img

Darwin - Pernah melihat buaya menerkam mangsanya ke depan atau ke samping? Itu sudah biasa. Di Sungai Adelaide, Australia, wisatawan bisa melihat buaya menyergap mangsanya dengan cara melompat lurus ke atas.

Itu adalah pemandangan sehari-hari di Sungai Adelaide, satu jam dari kota Darwin, Australia. Sungai Adelaide dan sungai-sungai yang ada di kawasan Australia Utara (Northern Territory) memang menjadi tempat bermukim para buaya, di samping rawa-rawa yang ada di dataran savana di sana.

Namun lompatan ke atas itu tak selalu dilakukan dilakukan buaya untuk mengejar tiap mangsa. Hanya mangsa yang sudah disiapkan oleh pihak pengelola Spectacular Crocodile Jumping Cruise, yang membuat buaya-buaya tersebut bisa lompat tegak lurus ke atas.

Dibuka sejak 1971, Spectacular Crocodile Jumping Cruise cukup populer bagi wisatawan dalam negeri Australia atau turis asing yang berada di Darwin. Dengan merogoh kocek AUD 35 (Rp ), para pengunjung akan menaiki kapal berukuran sedang menuju tengah Sungai Adelaide.

detikTravel bersama rombongan media familirization yang diselenggarakan AirAsia ikut menaiki kapal tersebut. Belum genap 15 menit kapal beranjak dari tepian sungai, di samping kiri kapal sudah terlihat buaya berukuran 2 meter bergerak mendekat. Di sudut kejauhan sebelah kanan, juga terlihat buaya lain dengan ukuran yang lebih besar. Namun buaya yang itu, terkesan ogah-ogahan dan cuek dengan keberadaan kapal di tengah sungai.

Melihat ada buaya mendekat, nahkoda pun langsung berputar dan menghentikan laju kapal. Ketika kapal berhenti melaju, badan buaya sampai menabrak bagian dasar kapal. Beruntung para pengunjung diletakkan di dek atas, yang lokasinya cukup tinggi dari permukaan air.

Dari sini, pertunjukan dimulai. Seorang awak kapal mengambil umpan berupa daging sapi dari dalam ember yang sudah disiapkan. Menggunakan kayu berukuran panjang yang bagian ujungnya sudah diikat dengan tali, daging tersebut diayunkan ke bawah, seperti orang tengah memancing ikan.

Si awak kapal pertama-tema mencoba menggoda buaya yang berdiam menempel di dinding kapal tersebut. Daging diletakkan di permukaan air, sekitar tiga meter dari mulut buaya. Sang reptil pun mencoba menerkam. Byur...! Upaya buaya gagal karena daging ditarik menghindar.

"And now it's show time," ujar nahkoda kapal yang juga berperan sebagai pemandu menggunakan pengeras suara, Rabu (10/9/2013).

Si awak kapal yang memegang 'pancing' tersebut lantas menggantung daging sekitar satu meter di atas moncong mulut buaya. Sesekali daging diturunkan tepat di atas mata buaya tersebut.

Melihat ada daging tepat di atasnya, sang buaya pun lantas melompat cukup tinggi. Hap.. Daging masih belum juga bisa didapatkan. Tapi toh bukan keberhasilan buaya memakan mangsa yang pengunjung harapkan. Para wisatawan bertepuk tangan karena berhasil melihat buaya bisa melompat setinggi sekitar 1,5 meter dari permukaan air.

"Kalau ada bola dan ring pun, buaya itu bisa saja slam dunk," seloroh Bill Zamit dari Dinas Pariwisata Australia Utara, yang juga berada di dalam kapal.

Sekitar setengah jam kami berada di dalam kapal dan berkeliling ke sejumlah sudut Sungai Adelaide. Di kurun waktu itu, ada enam buaya yang 'dipermainkan' dan dipaksa untuk melompat untuk mendapatkan mangsa daging. Kebanyakan dari buaya-buaya itu gagal menerkam saat melompat. Namun pada akhirnya, awal kapal memberikan sebongkah daging yang menjadi umpan tersebut secara cuma-cuma ke buaya-buaya itu.

Buaya merupakan hewan yang diindungi dan sekaligus paling diwaspadai di kawasan Australia Utara. Selalu terdapat tanda berupa larangan, pemberitahuan atau permintaan untuk tidak memburu buaya di setiap sungai atau perairan dan rawa yang ada di Australia.

"Tapi entah mengapa selalu saja setiap tahun masih banyak insiden korban (manusia) yang diterkam buaya," kata Zammit.

http://travel.detik.com/read/2013/07/11/192153/2299974/1383/busyet-buaya-australia-bisa-melompat-seperti-pemain-basket?991104topnews

0 komentar:

Posting Komentar